Miyabi, i’m waiting for you

siapa si yg gak tau gadis cah ayu ini, sok alim banget kalo gak tau. Siapa juga yang belum pernah lihat filmnya, bahkan mengoleksinya. Aku yang kata orang-orang alim dan baik hati aja suka nonton filmnya. hihi

Yah, Maria Ozawa atau yg akrab di panggil Miyabi ini akan datang ke Indonesia tuk main film komedi. Tapi sayangnya, kedatangannya memicu banyak polemik. Banyak yang gak setuju atas kedatangannya ke Indonesia. Apa hanya karena imagenya yang seorang bintang film porno?

Kita sebagai warga Indonesia yang dikenal dunia warga yang sangat ramah dah murah senyum kenapa harus sampai tidak mengizinkan seseorang bertamu hanya karena imagenya yang dianggap jelek oleh mereka-mereka yang sok benar itu. Bukankah kita warga yang demokratis, warga yang tidak pernah membeda-bedakan.

Aku bilang mereka yang menolak kedatangan Miyabi itu sok benar karena kurasa mereka terlalu merendahkan orang. Bukankah kita warga yang beragama harus memuliakan sesama dengan tidak memandang statusnya. Kalau kita menolak kedatangan Miyabi itu sama saja kita merendahkan dan membenci seseorang, emangnya kita Tuhan, bisa merendahkan seseorang semau kita, apakah kita tau kalau si Miyabi ini memang rendah.

Apakah dengan kita melakukan da’wah amar ma’ruf nahi mungkar saja sudah melakukan yang terbaik. Yang perlu diingat adalah surga dan neraka adalah tempat untuk siapa saja yang diberi rohmat oleh NYA. Bukan karena dia baik atau buruk.Pernah ada riwayat yang menyebutkan bahwa seorang pelacur bisa masuk surga hanya karena memberi minum anjing.

Kita para manusia emang sudah berlagak jadi Tuhan. Mudah menghakimi dan mengadili, mudah menganggap orang itu jelek. Apa kita tau yang sekarang jelek itu selamanya akan terus jelek. Bukankah semua ini tercipta karena rohmat NYA. Baik buruk itu semua dari Tuhan yang patut disyukuri.

Bukannya aku suka dengan pornografi dan menolak amar ma’ruf. Tapi yang coba kulakukan adalah, bagaimana untuk merubah diri kita sendiri dulu menjadi lebih baik, tidak perlu kita menganggap orang yang lain itu kotor, yang terpenting adalah kita ini sudah baik atau belum.Tidak perlu kita menolak seorang tamu hanya karena imagenya, karena kita sendiri juga belum tentu orang baik di sisi NYA.

untuk Miyabi, aku tunggu kedatanganmu, aku ingin lihat aksimu dalam film yang lain, karena aku sudah bosan dengan film mu yang itu-itu aja. Aku sebagai hamba Tuhan yang sama-sama berselimut dosa, hanya mencoba tuk memuliakan sesama untuk meraih ridlo NYA, karena DIA telah menciptakan kita dengan rohmat dan kasih sayang yang agung.

Damn B’day

Hari ini
Hari ini bukan hari istimewa
Gak ada yang istimewa
Buat apa semua ini
Semua cuma omong kosong

Cobalah tuk merenung
Usia mu makin berkurang
Tapi dosa mu makin bertambah

Masih sempat juga bersenang-senang??

Damn…………!!!

Falling Down

Roda pun selalu berputar, begitu pula kehidupan setiap manusia. Terkadang di atas, samping, dan bawah. Tak pernah stagnan, dan selalu berubah seiring berjalannya waktu. Seperti naik komidi putar, ada saatnya orang turun, dan ada saatnya orang lain naik. Siapakah yang ingin naik terus, watak manusia yang selalu kurang tak selamanya menginginkannya. Terus berada di atas komidi putar pun  bisa jadi bosan. Jadi mau tidak mau kalo memang tidak mau turun, maka sang operator lah yang akan menurunkannya.

Begitu pula Tuhan, tak kan membiarkan makhluqnya terbang tinggi tanpa kendali. Dia akan menurunkannya suatu saat. Jika tidak mau, Dia akan menjatuhkannya, tidak peduli dia akan terluaka atau tidak.

Sekarang aku pun lagi jatuh, jauh, jauh sekali jatuhnya… Sakit sekali rasanya..

Untuk angan ku yang selalu terbang tinggi
Terbanglah tinggi
tapi jangan pernah kau lupa kembali

Kau bisa terbang semaumu
Tapi diriku adalah debu
Hanya angin yang mampu menerbangkanku

(saat siang panas menyengat, tubuh begitu lemas akan beban)

Zero again

Tak perlu banyak kata

Mohon Maaf lahir dan batin….

Lost

Lagi suntuk, memikirkan suatu hal yang hilang dari gelapnya kehidupan. jadi ingat kata-kata salah satu Ustadzku.

“Berbahagialah bagi siapapun yang dalam bulan ini pernah berduka atau minimal hatinya luka dari para mahluq. sebab kadangkala Tuhan mengkhususkan hambanya dengan mengecewakan Ia dengan mahluqNya. agar Ia bisa mengkhususkan cintanya pada Sang Kholiq.”

Adem banget…

The Note

Ini hanya sebuah catatan, catatan seorang yang tercinta.

Menang Cinta, kalah Iman

hummmm,,

komitmen,,

komitmen hanya sbagai kunci untuk menarik seseorang yang belum mengenal cinta untuk masuk ke dalam buaian indahnya dunia,,

di jaman robot ini tak menandakan adanya kehidupan yang istimewa,,

kehidupan yang benar-benar ada untuk dijalankan dengan ketenangan hakiki,,

dunia sekarang didominasi oleh para dewa dewi yang mengagung-agungkan cinta,
apapun jua rela diberikan untuk persembahan pada tuhan cinta,

hmmmm,
mereka,,
para dewa dewi mengaku bahwa cinta yang mereka agung-agungkan begitu suci,
begitu tulus,

tapi semua itu
BOHONG,!!!

semua hanya tipuan sang tuhan cinta untuk memperdaya para umatnya,,
dan sedangkan umatnya pun hanya bisa mengangguk-angguk,
mengiyakan setiap perintah sang tuhan cinta,,

yah,bagaimana tidak,!?

sebagai hadiah dari persembahan itu,diberikannya sebuah kenikmatan yang sangat dan sangat menyegarkan jiwa dan raga,

serasa dunia berpihak pada lakunya para dewa dewi itu,

pada ujung waktu,laku mereka,,
tersesali oleh keluluhan otaknya,

seketika itu hatinya lumpuh,tak mampu berkata-kata lagi,selain SESAL,,

inilah
Jaman Robot,
di mana,para pelakunya diatur oleh sang tuhan cinta,,

dia yang slalu memberikan keindahan dan kenikmatan,
serta yang mampu mengusir keberadaan TUHAN sesungguhnya di dalam jiwa,qalbu,dan raga dari pelaku dunia itu,,

hanya minoritas yang mampu dan benar-benar mampu menampik untuk sementara sebelum SAH segalanya,
tentang keberadaan dari cinta bukan tuhan cinta,,

yah,
menang bercinta tak selamanya dapat menang iman,kecuali sampai pada saat yang benar-benar dinamakan HALAL seutuhnya,,

Maafkan aku Layla, aku tak sanggup menjadi Qais mu, kata-katamu hanya membuatku terdiam. Komitmen bukanlah diriku, tapi aku adalah keraguan. dan kini yang tersisa hanya luka di hatimu.
Maaf

Sleeping Beauty

Kata orang yang punya hobi malasl-malasan. Di bulan ramadhan kayak gini, agar tetap bisa ibadah dan bermalas-malasan cuma satu caranya.
Tidur.

Mereka berdalih,(termasuk aku) tidur di bulan puasa sudah dicatat sebagai ibadah. Duh, emang ketek bisa mendekatkan diri padaNya ya. Sebagai pengidap malesia, aku sih fine-fine aja dengan pendapat seperti itu. Ini gara-gara pak Ustadz berdakwah, bahwa di bulan suci ini, apa yang kita lakukan selama bernilai positif dan baik. Apapun itu, akan dinilai sebagai ibadah.

Tidur emang positif banget ya? bisa buat orang jadi nyantai, gak mikirin utang, tagihan, selingkuhan, banyak deh. Bahkan sampek lupa waktu. Jadi enakan tidur donk, dari pada capek-capek baca qura’an ato sholat.  Ah, apa tidur di bulan puasa emang berpahala?

Satu yang kuingat dari guruku, jika kita menjadikan dalih bahwa setiap pekerjaan positif itu dinilai ibadah, apa tidur kalian itu bernilai positif. Jika tidur kalian hanya untuk males-malesan, padahal di bulan suci ini kalian bisa memperbanyak ibadah-ibadah ghoiru mahdloh. Dengan hanya ingin enak tapi dapat apa yang kalian inginkan, hanya kesia-siaanlah yang kalian dapatkan. Tidur kalian akan jadi manfaat dan bisa dinilai ibadah jika tidur kalian adalah hanya untuk menghindari perbuatan maksiat, ato untuk menghindari agar tetap bisa menjaga puasa kalian, itu baru tidur kalian bisa dibilang sebagai ibadah di bulan puasa.

Waduh, langsung diam aku. Tapi dasar malesia akut, aku tetap aja suka tidur.

Happy Fasting

Malam pertama puasa bener-bener melelahkan, dari sebelum teraweh udah sibuk banget. Sesudah teraweh tambah sibuk, padahal sholatnya aja dah bikin capek.(kurang ikhlas donk ^_^) Kerjaan selesai baru pukul jam 9 lebih lima menit. Langsung menuju rumah sekitar 20 kilo. Fiuh, ini yang paling aku suka. Ngebut.

Sampek rumah kedinginan, langsung terbaring di kasur lantai depan TV. Mau tidur, ehh,, si Choky Sitohang dah mulai acara Take Me Out. Emang orang jomblo kayak aku ini suka banget lihat orang-orang bercinta. Jadi dari awal sampai akhir acara, kupantengin terus tu acara cari jodoh. Jam satu lebih baru tidur. Eh, salah, aku gak tau kapan aku mulai tidurnya, kan gak sadar.

Tanpa sadar ibuku tercinta bentak-bentak aku. Ibuku ini emang gak pernah main kasar, tapi suaranya aja yang perlu dikecilin. (maaf Bu) Ternyata delapan menit lagi udah imsak. Entah, tenaga yang hampir terkuras langsung power up. Makan sepiring penuh cuma lima menit kurang sedikit.(dihitung lho) Langsung deh minum mulitivitamin, biar badan tetap terjaga kesegarannya. Tapi aku gak bisa nyebutin merk lo ya, karena aku belum terima honor dari produsennya. Beberapa waktu lalu ada yang comment, dia nyebutin merk. Aku jadi curiga kalo dia salah satu sales nya. (hehehehe)

Untuk Anda sekalian yang menjalankan ibadah puasa. Selamat menjalankan aja. Jaga kesehatan dan tetap semangat. Perbanyak ibadahnya. Agar bisa mendekatkan diri pada Nya dan senantiasa mendapat berkah di bulan suci ramadlan ini. (biar kayak ustadz)

Ya Allah, aku hanya bisa bersyukur pada Mu, karena Kau telah memberiku kesempatan sekali lagi tuk bisa bertemu dengan bulan suci yang penuh berkah ini. Dan ampunilah segala dosa-dosaku yang telah ku perbuat. Dan bimbinglah aku ke dalam hidayah Mu sehingga aku senantiasa dalam lindungan Mu dari segala yang bisa menjauhkanku dari Mu.
Terima kasih Ya Allah…

Cough

whooping-coughOrang sok bijak mengatakan, orang gak akan merasakan nikmatnya sehat jika tidak merasakan sakit. Namanya juga sok bijak, meski omongannya benar, tapi tetap aja gak begitu mengena. Siapa juga yang mau sakit? Tapi kata tetaplah kata, mengena ato tidak, kalo dah sakit kayak gini, ya harus diobati dengan obat, bukan degan kata-kata.
Hiks….

Udah, kayaknya tenggorokan ku ga bisa berkata-kata lagi, yang keluar hanya suara-suara grok-grok gak jelas.  Untuk postingan sebelumnya, aku minta maaf. Aku sedang tidak marah pada teman-teman blogger kok. Udah dulu, mau istirahat dulu..

Pending

Kenapa kalian terlalu ramai?terlalu banyak omong, dan cerewet. Bukankah mulut kalian lebih berguna bila kalian pakai untuk mengaji. Ato setidaknya lebih baik kalau kalian diam. Kenapa juga kalian ngurus hal-hal yang bahkan kalian sendiri saja tidak mengerti. Bukankah semuanya Dia yang ngatur, dan apa yang kujalani adalah sebuah hal yang hanya aku sendiri yang menanggung konsekuensi. Kalian terlalu perhatian, tapi perhatian kalian adalah sebuah arogansi yang tak mampu tuk merefleksikan pada diri kalian sendiri. Sudahalah, jangan terlalu banyak omong, karena mulut kalian tak kan pernah sesuai dengan apa yang kalian lakukan.

Yang aku butuhkan adalah perhatian Nya, hanya Dia yang mampu memperhatikan diriku.

Kau tidak memberiku apa yang kuminta
tapi Kau memberiku apa yang aku butuhkan

Thanks god, meski semua yang kuminta belum terwujud, mungkin itulah yang sebenernya aku butuhkan dan yang akan membuat diriku lebih baik untuk nantinya.