About Love


Awalnya….

Cinta, puisi,

dan kehidupan kita

cinta itu

puisi yang mengisi

kehidupan kita

Cinta mempunyai bahasanya sendiri

selalu bergerak

Dari hati ke hati, yang nada misitisnya

Hanya cinta yang tau

karen itu, bila ada

Cinta di hati yang satu,

pasti ada cinta di hati yang lain

(puisi Persia)

Apa maksud puisi Persia di atas? mengapa cinta sulit dipahami hanya lewat nalar? tapi mengapa cinta mempunyai  bahasanya sendiri? yang bisa dipahami dengan mudah oleh hati ke hati. dengan pandangan mata, selaksa makna dipertukarkan, seperti kuantum, cinta takkan pernah tuntas dejelaskan.

Cinta adalah persoalan abadi manusia. cinta sudah ada sejak manusia ada. dan manusia ada karena cinta ada. seperti halnya teori kuantum, cinta takpernah dapat dijelaskan dengan tuntas. bila dalam fisika kuantum, para fisikawan dan matematikawan sejak Niels Bhor hingga Roger Penrose, mengakui bahwa semua penjelasan tidak masuk akal. maka dalam soal cinta, hampir semua dari kita pernah merasakan “ketidakmasukakalannya”.

Cinta, dari Mana Datangnya

Cinta bukan ilmu pengetahuan

biarkan cinta menjadi misteri

bukankah misteri membuat cinta makin menarik?

(senator William Proxmire)

Sejak zaman nenek moyang, cinta selalu menarik untuk disimak. kebahagiaan dan kesedihan akibat cinta antara dua makhluq yang berbeda jenis kelamin telah mengasilkan begitu banyak karya seni dan catatan sejarah. kalo tempe doeloe ada “Roro mendut-Pronocitro, Rama-Shinta”. setelah modern disusul Romeo-Juliet, Film Titanic, JF Kennedy-Jacqueline Onasis, dan sintron pun tak ketinggalan, seperti Romeli-Juleha, Romi-Juli. dan yang paling gress, yang mampu membuat Pak SBY mampir ke bioskop, yaitu Ayat-ayat cinta.

Anehnya, meski cinta begitu berpengaruh pada kehidupan manusia, belum babnyak studi khusus yang membahasnya. sampai-sampai senator William Proxmire dari Amerika Serikat pernah menolak usulan studi khusus tentang cinta. alasannya, cinta itu bukan ilmu pengetahuan.

William Proxmire menganggap cinta jadi lebih menarik karena misteri. ngomong soal cinta dan misteri. coba tanya diri anda sendiri. jarang ada yang tahu apa itu cinta. studi yang dilakukan W. Kephart pada tahun 1967 menunjukkan, dua dari tiga mahasiswa yang ditanya tidak tahu apa itu cinta.

Terus, bagaimana caranya menganilisis cinta? untuk urusan ini, psikolog Zick Rubin pernah membuat skala cinta untuk menggambarkan perasaan atau tindakan seseorang pada orang lain yang punya kepentingan romantik. nah, berdasarkan skala yang dikembangkan Rubin itu. cinta punya tiga komponen, yaitu: Keterdekatan, Kepedulian, dan Keintiman.

Keterdekatan atau attachment merujuk pada keinginan kita agar pasangan kita selalu ada dan dekat secara fisik maupun emosi. kepdulian alias care merujuk pada perhatian kita apakah pasangan kita dalam keadaan baik. Intim ini lebih terkait pada keinginan untuk berkomunikasi dan kontak lebih dekat dan saling percaya.

Apa sesederhana itu? tentu saja tidak, cinta tidak selalu bisa diukur-ukur dengan skala maca buatan Rubin. tapi paling tidak, skala itu cukup mewakili.

Pada akhirnya. realitas sesungguhnya tentang cinta sering kali luput dari pemikiran manusia. maksudnya, manusia selalu melahirkan kerangka berpikir tertentu untuk selalu mengangkap apa yang terjadi di sekitarnya. manusia memang gemar membuat jaring-jaring untuk memaknai hidupnya sendiri. namun manusia lebih dari laba-laba. sering juga tak mampu keluar dari jaring-jaringnya sendiri. sebab it, meski demikian mencintai jaring-jaring untuk memahami cinta yang dia buat. semoga manusia juga terus tersadar bahwa cinta yang sesungguhnya tetaplah hidup itu sendiri….

cinta1

monggo komen ingkang sae ^_^

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s