Finding the Answer


Tak ada gunanya kau melihat bulan
menatapnya
mencari cahaya
Cahaya bulan telah redup
tak ada lagi yang bersinar
kini tinggal kegelapan

Bukankah masih ada bintang
Jangan tanya pada bintang
Kebesrannya begitu kecil
karena kejauahannya

Sekarang
lihatlah dirimu sendiri
tak bisakah kau menemukannya
bukanlah hatimu gelap
hatimu begitu bersinar
bagai bintang di langit
tapi…
kau begitu jauh
kau telah jauh

Hatimu yang terang
begitu jauh
Maka apa yang bisa dilihat dari hatimu
kecuali setitik yang tak berarti

Aku hanya ingin
kau mendekat
dekat
lebih dekat lagi…

(pas lagi gak ada ide.)

9 thoughts on “Finding the Answer

  1. petang menjelang magrib
    di suguhin puisi hati
    hmm jadi mikir
    hatiku jauh gaknya dari aku??
    kalau jauh
    tolong mendekat
    agar sinarnya
    menerangi bathinku\

    thanks ya mas udah komen di blog sederhanaku

  2. Terima kasih atas Kritik dan masukannya semoga apa yg yang ditulis oleh penulis dan di publikasikan di blog sya bermnfaat bg saya dan umumnya bagi para pembaca!

  3. nice poem

    sinar bintang makin redup
    apakah dia semakin menjauh dariku?
    ataukah aku yang menjauh darinya?

    seseorang telah menghalangi sinar itu

    *mau ngelanjutin lagi tapi gak ada ide lagi*

monggo komen ingkang sae ^_^

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s