luph bikin huph..


(sengaja di blurred agar menambah kesan romantis)

Kata Antony d’Saint Exupery, “Cinta bukanlah saling pandang, tapi memandang bersama, ke arah yang sama. Ciiieeeeeee,, bisa-bisa aja tu Om Antony. Tapi kayaknya foto ini mendukung pernyataannya. hehehe
Foto ini aku ambil pas lagi bersepeda pagi, lokasinya di samping sungai terlebar di Jawa Timur. Brantas.

Sebenarnya kalau mau, lebih tepatnya berani, masih banyak lagi objek yang lebih parah dari ini. Karena aku cuma bawa kamera digital biasa, jadi kalo mau motret mereka takut ketauan, coba kalo aku punya kamera yang ada lensa telenya. Wah, bisa jantungan mendadak ortu mereka kalau tau.

Apalagi di Jakarta, waahhhhhh. Geleng-geleng kegirangan aku. hehehehe
Bingung ma anak muda sekarang (termasuk aku juga donk), kalau pacaran gak kenal batas waktu dan tempat. (pasang tampang mupeng).

Kawan-kawan, terserah Anda mau pacaran ato tidak, aku gak pernah nglarang. Tapi, tolong hargai sekitar Anda, siapa tau ada yang merasa terganggu, karena ada yang gak punya pacar terus iri jadi marah-marah kalo liat orang pacaran(termasuk saya yang gak laku-laku). hahahahaha🙂

Bukan karena apa-apa se, cuma merasa risih aja, bukannya sok alim, sok ini, sok itu, (cuma karena emang aku belum punya pacar )hehe
Tapi kalau dipikir-pikir, orang pacaran kayaknya lebih mesra dibanding dengan yang sudah menikah. Paling-paling orang menikah mesranya cuma awal-awal(kata orang sih begitu, hehe). Maksudku, apa se alasan Anda pacaran? Apa karena ingin bisa saling pelukan dan berciuman dan bermesraan? Ada di antaranya yang beralasan untuk mengenal lebih jauh sebelum ‘diikat’ beneran. Apa lagi ya?? Macem-macem lah alasananya.

Yang jelas aku gak pernah nglarang, tapi sungguh aku terganggu dengan mereka yang pacarannya ngawor. Dekat tempat tinggalku parah banget, malam-malam cowok cewek berbaur, kalau mereka sepi-sepi aja se gak masalah, tapi ramenya ituloh bikin orang ngamok. Aku heran, orang tua mereka tu gimana seh, apa gak nyari-nyari anaknya, masak anak cewek dibiarin keliaran kayak ayam. Orang tua macam apa ini? Dan anak macam apa pula ini? (mulai marah)

Apa seperti itu perwujudan cinta? Apa keindahan cinta adalah dengan kenikmatan nafsu? Sialan… Ini benar-benar menodai nama cinta itu sendiri.  Cinta dan nafsu, ada di mana sebenarnya dirimu? Bulshit banget orang yang ngomong ‘aku cinta’ tapi yang dilakukan berlandaskan nafsu.

Ah, tau lah… Terserah kalian mau ngapain, makan tu cinta mu…

(buat seseorang, kata orang bijak, cinta sejati adalah dimana ketika yang dicintai bahagia, maka sang pecinta akan merasakan bahagia pula, dan jika yang dicintai mencintai orang lain,maka sang pecinta kan merasakan bahagia dan tak kan sakit hati, tapi ternyata cinta ku bukanlah cinta sejati, karena aku tidak bahagia melihat kamu mencintai orang lain.)

Maslah cinta, selesai sampai di sini….
Titik…

30 thoughts on “luph bikin huph..

  1. Sabar Paakkk….
    Namanya orang kalo udah kena “cinta buta” itu ya udah ga denger n ga ngeliat, ketutup napsu. Diapaapain juga ga kan mempan…
    Yang terpenting adalah pembekalan iman dan budi pekerti (sok jadi guru :D)

monggo komen ingkang sae ^_^

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s