Homesick


Jakarta makin panas aja, tiap hari paling suka kipas-kipas disamping pintu. Sambil menerawang ke atas.

Sudah sekitar 4 bulan meninggalkan kampung yang jauh di sana. Sudah dapat apa aku di kota metropolitan ini. Akhir bulan yang membingungkan, uang tak punya semangat pun tiada. Cuma bisa diam, mau telpon rumah sungkan, ujung-ujung hanya minta kiriman uang, buat bayar kuliah lah, buat keperluan lah, buat ini itu lah. Ahhh…. dasar aku ini.
Terlihat si kecil Autor anak tetangga main-main air sesekali dimarahi ibunya.

Ibu. Apa kabarmu di sana, aku rindu hampir mati kepadamu, aku ingin memijatmu di saat engkau kecapek’an. Meski terkadang engkau selalau memarahi ku karena kelalaianku, aku masih sangat mencintaimu. Setiap apa yang engkau lihat, engkau selalu bilang teringat padaku, padahal aku amat sangat sering melupakanmu, entah, kenapa air matamu terlalu mudah jatuh hanya untuk aku yang amat jarang membalas budimu. Ibu, dari mu aku belajar empati dan simpati. Dari mu aku belajar bagaimana hidup yang selalu memperhatikan, bukan tuk cari perhatian.

Bapak, aku pun juga kangen padamu, aku ingin dengar sepatah kata yang selalu amat sangat singkat namun bermakna. Engkau emang beda, tak pernah banyak omong, tapi satu kata yang keluar dari lisanmu selalu bagaikan pedang yang siap menebas siapa pun yang tak mampu waspada dan menjaganya. Dari mu aku belajar hidup bijak, tak banyak bicara dan mengerjakan yang sepatutnya dikerjakan tanpa banyak bicara.

Ahhh, gak ada kata-kata lagi tuk ngungkapin rasa rindu ini.

Udah-udah, gak boleh terlalu di buat sedih, kemarin sempat dapat award dari temen-temen blogger. makasih ya.

Ini dari Faiza

dan ini dari Unieq

Thanks ya, ya biar makin semangat ngeblog nya.

18 thoughts on “Homesick

  1. Wah…lagi kangen sama enyak nih..!? he…he. Tenang aja bos…bunda setia menunggu disana untuk melihat anaknya sukses…

    Kunjungan perdana…
    Salam hangat & sukses selalu…

  2. sabar ya sayanggg,,🙂
    aq pun pernah nangis2 di telpon gara2 homesick,
    just tekker of your self and don’t make your parents worry,
    keep smiling dear

    -loovveecuuppsss

  3. jakarta mmg puanas buangged og Om…
    samben dino kipas anginan terus njaluke😀

    salam kenal yo Om…
    tuekeran link boleh??pasti boleh dong….
    link Om udah langsung nangkring di blog ku tuh😉
    cekibrot ajah

  4. loh emang ortu dimana?

    btw, jakarta puaaaaaaannnnnassss buanget… puh.. sehari bisa mandi ampe 5 kali dan masih tetep keringetan :((

    eh jakartanya dimana? kapan2 ikutan kopdar yuuuu

  5. homesick…atau rindu rumah,itu biasa sobat…nikmati ya tapi jgn menyurutkan langkahmu mewujudkan impian di metropolitan ini.
    makasih udh mampir k rmhku,salam kenal ya….

  6. dari kemarin emang panas bngt. yang sabar mas tetep semangat. kita menempuh pendidikan untuk masa depan juga😀

    oh iya sekalian mampir, kalo tidak keberatan kapan2 mampir juga yah ke blog saya di http://hihia.wordpress.com. ditunggu yah kunjungannya😀

    salam kenal dan sukses selalu yah😀

monggo komen ingkang sae ^_^

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s