Gombal ala Pesantren


Saat itu, aku isim mufrod, tunggal sendiri saja
seperti kalimat huruf, sendiri tak bermakna
seperti fi’il laazim, mencinta tak ada yang dicinta
tak mau terpuruk dan terdiam, aku harus jadi mubtada’, memulai sesuatu.
menjadi seorang fa’il, yang berawal dari fi’il.
tapi aku seperti fi’il mudhoori’ alladzii lam yattashil biaakhirihii syaiun
mencari sesuatu, tapi tak bertemu sesuatupun di akhir.

Bertemu denganmu adalah khobar muqoddam, sebuah kabar yang tak disangka.
Aku pun jadi mubtada’ muakkhor, perintis yang kesiangan.

Aku mulai dengan sebuah kalam, dari susunan beberapa lafadz
yang mufid, terkhusus untuk dirimu dengan penuh mak’na.

Dari sini semua bermula
Aku dan kamu, bagaikan idhofah
aku mudhof, kamu mudhof ilaih.
Tak bisa dipisahkan.

Cintaku padamu, beri’rob rofa’. Tinggi
Bertanda dhummah. Bersatu
Cinta kita bersatu, mencapai derajat yang tinggi.

Saat mengejar cintamu, aku cuma isim beri’rob nashob. Susah payah
yang bertanda fathah. Terbuka
Hanya dengan bersusah payah maka jalan itu kan terbuka.

Setelah mendapatkan cintamu, tak mau aku seperti isim yang kofdh. Hina dan rendah
Bertanda Kasroh. Terpecah belah
Jika kita berpecah belah tak bersatu, rendahlah derajat cinta kita.

Karenanya, kan kujaga cinta kita, layaknya isim yang beri’rob jazm. Penuh kepastian
Bertanda dengan sukun. Ketenangan.
Kan kita gapai cinta yang penuh damai
saat semua terikat dengan kepastian tanpa ragu-ragu

Malam taun baru yang hampa, hanya duduk depan komputer menikmati film-film hasil sedotan dari dunia maya. Teringat my sweetheart yang tadi ngomel2 tanya tentang tugasnya bahasa arab. ^^ Jadi pengen nggombali dia dengan mata kuliahnya yang katanya membingungkan. Sengaja biar lebih bingung, tanya2 terus ngomel2, cerewetnya itu loohh ngangenin banget. hahahaha
Buat temen-temen yang belum pernah dengar ato pernah dengar dikit2 udah g usah dibikin pusing juga yah ini postingan. Di Pesantren yang beginian tuh udah menjadi hal yang sesuatu banget kata Neng Syahrini. Ada gombal pakek fiqih, balaghoh, shorof. Yang penting gak sampai main2 dalam aqidah ajah.

Nyantai dulu kang sekalian mejeng, wadoh rokok’e mati toh.

Setengah jam sebelum tahun baru aku posting postingan gak jelas ini. Menemani hari yang biasa2 saja. Curcol abiss dah… hahahahahaha

Postinganku paling aneh yah, g bahas taun baru ama sekali. hahahaha. Selamat Tahun Baru aja deh buat temen2 yang merayakannya dengan semarak.🙂
*ngenes.com dah gw.

19 thoughts on “Gombal ala Pesantren

  1. Saya gak merayakan tahun baru.😛

    Merayakan hari berkurangnya umur kita di dunia? Aneh.😆

    Mari terus berdoa, semoga di tahun masehi yang baru ini kita semua tetap diberi kesehatan, tetap bisa berkumpul bersama keluarga, semoga segala urusan pekerjaan maupun akademis kita dilancarkan, dan kita berharap semoga di tahun 2012 ini umur kita selalu diberkahi oleh Allah SWT. Aamiin!🙂

monggo komen ingkang sae ^_^

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s